.

About this Blog

....
If you want to do something and you feel it in your bones that it’s the right thing to do, do it. Intuition is often as important as the acts... ^_^

Senin, 24 September 2012

Menghitung Biaya Transpot Pembelian ( 20 )


Assalamu ‘alaikum Wr. Wb


                Dalam siklusnya, kita harus tau darimana dan dengan sistem apa kita mencatat dan menghitung Biaya Bahan Baku (BBB) serta, bagian mana saja yang terkait di dalamnya.
Harga Perolehan Bahan Baku, dibagi menjadi 3, yaitu :
         i.            Harga Faktur
       ii.            Biaya transpot pembelian
      iii.            Biaya-biaya lainnya
Disini saya hanya akan menjelaskan mengenai Biaya Transpot Pembelian. Biaya Transpot pembelian digolongkan menjadi 2 kriteria menurut jumlah produknya :
1)      Biaya transpot dengan satu macam Bahan Baku
Example :
Suatu Perusahaan membeli  100 unit produk, dengan biaya transpot Rp 150.000,00. Diketahui harga per unit adalah Rp. 27.000,00.
Penyelesaian :
= Biaya per unit + Biaya Transpot
= Rp 27.000,00  +  Rp 150.000 / 100 = Rp 27.000,00  +  Rp 1.500,00  =  Rp 28.500,00

2)      Biaya transpot lebih dari satu macam bahan baku
Example :
Bahan baku jenis A, 30.000 unit @ Rp 6.000,00                            = Rp  180.000.000,-
Bahan Baku jenis B, 20.000 unit @ Rp3. 500,00                            = Rp   70.000.000,-
                                        50.000 unit                                               Rp 250.000.000,-
Diketahui biaya angkut  Rp 25.000.000,-
Hitunglah Harga Pokok tiap unit jenis bahan, jika biaya angkut dialokasikan berdasarkan kuantitas dan harga faktur !!

Penyelesaian :

a.       Berdasarkan Kuantitas

Bahan A :     30.000   x   Rp 25.000.000   =  Rp 15.000.000,-
                        50.000
HP tiap unit : 25.000.000   +  Rp 6.000  =  Rp 500 + Rp 6.000  = Rp 6.500,-
                             50.000
Bahan B :     20.000   x   Rp 25.000.000    =  Rp 10.000.000,-
                        50.000
HP tiap unit  : Rp 25.000.000   +  Rp 3.500    =  Rp 500 +  Rp  3.500 = Rp 4.000,-
                              50.000

b.      Berdasarkan Harga Faktur

Bahan A       : Rp 180.000.000  x  Rp 25.000.000  =  Rp 18.000.000,-
                          Rp 250.000.000
                        = Rp 18.000.000   =  Rp 600,-
                                  30.000

Bahan B        : Rp 70.000.000   x   Rp 25.000.000    = Rp 7.000.000,-
                         Rp 250.000.000
                        = Rp 7.000.000     =  Rp 350,-
                                 20.000

0 komentar:

Posting Komentar

clock

Popular Posts